Di bawah malam gelap yang temaram seorang wanita berhijab tersandung jilbabnya saat lari. Keresahan mencengkeramnya saat bayangan sopir pribadi Wijaya terlihat dari balik pohon. Dia berteriak saat tangannya yang perkasa menahannya. Hijabnya melorot memperlihatkan mahkota indahnya yang panjang. Usahanya sia-sia menantang daya yang lebih besar. Linangan air mata membasahi dari matanya saat fisiknya ditaklukkan. Harga dirinya ternoda di bawah cengkraman iblis itu. Dia memohon belas kasihan namun tak didengar. Cerita sedih ini berakhir menjadi luka mendalam yang tak terlupakan. Setelah peristiwa itu dia terlihat tertunduk terluka parah. Namun dari duka terbit sinar terang. Dia menemukan daya untuk melawan lagi. Dengan niat yang berapi-api dia menjelajahi pembalasan. Karyawan berdedikasi perusahaan itu mendukung dia. Janda alim itu membongkar sisi gelap iblis itu. Asisten montok yang berkerudung itu juga turut bersaksi. Komik dewasa dengan hijab seksi juga membantu membongkar kejahatannya. Pada akhirnya iblis itu diganjar setimpal dengan perbuatannya. Wanita berhijab itu meraih kedamaian setelah berjuang keras. Kisah hijab tobrut yang berani ini menginspirasi banyak orang.